The original article was first published in the Ask The Dentist segment of Cosmetic Surgery & Beauty Indonesia 2011 3rd edition. We have reproduced it for the benefit of those who may have missed it.

 

WAJAH SEDIH

 

Yurika (Jakarta) : Beberapa orang mengatakan bahwa saya memiliki bentuk wajah yang selalu terlihat sedih, sekalipun saya sedang tersenyum. Apakah hal ini disebabkan karena masalah rahang dan gigi depan saya? Jika iya, prosedur apa yang dapat saya lakukan untuk memecahkan masalah saya ini?

 

Dr Wong Wai Yee : Dear Yurika, bentuk wajah kita, termasuk mata, bibir dan gigi memang memainkan peranan dalam penampilan wajah kita secara keseluruhan. Wajah yang selalu tampak sedih, juga dapat disebabkan karena mata dan bibir, terutama kelopak mata yang sudut luarnya melengkung ke bawah. Hal ini juga dapat membuat Anda tampak lebih tua dan lelah. Jika mata dan bibir Anda masuk ke dalam kategori yang disebutkan di atas, mungkin Anda harus berkonsultasi dengan dokter bedah plastic dulu, dan mendiskusikan lebih lanjut prosedur apa yang cocok untuk Anda. Namun jika Anda berpikir bahwa Anda tidak merasa nyaman saat tersenyum karena penampilan dari gigi (baik posisi, bentuk dan warnanya), saya akan menyarankan Anda untuk mengunjungi dokter gigi guna melihat adanya masalah pada pertumbuhan gigi dan meningkatkan senyum Anda agar lebih cantik dan menarik. Sebagai panduan umum, ketika Anda tersenyum, bibir harus melengkung ke atas pada sudut yang setara dengan sekitar 2/3 sampai penuh dari gigi depan atas dan mengisi bingkai bibir. Tepi-tepi gigi atas harus mengikuti kelengkungan bibir bawah Anda juga.

 

TIDAK NYAMAN DENGAN IMPLAN GIGI

 

Erva (Surabaya) : Saya merasa tidak nyaman dengan implant pada gigi depan saya yang sudah saya pakai sejak beberapa bulan lalu. Kadang-kadang, ketika saya menggigit makanan keras, saya merasa gigi saya sedikit bergeser dan sakit. Apa yang harus saya lakukan? Apakah saya harus membuka kembali implant ini?

 

Dr Wong Wai Yee : Dear Erva, implan gigi yang sehat dan berfungsi dengan baik, seharusnya tidak akan menimbulkan rasa sakit apapun atau bergerak seperti yang Anda alami. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi pada kasus Anda, di mana beberapa diantaranya adalah ringan dan dapat dikoreksi, dan kemungkinan lain yang cukup serius yang dapat membuat Anda kehilangan implant. Anda perlu mengunjungi dokter gigi sesegera mungkin dan dilakukan evaluasi pada implant gigi Anda. Crown (mahkota gigi) atau penyangga di atas implan Anda mungkin tidak ditempatkan dengan baik, sehingga mengendur dari waktu ke waktu. Masalah ini dapat diatasi hanya dengan memastikan bahwa crown atau penyangganya sudah ditempatkan dengan baik sebelum dikencangkan kembali. Dokter gigi Anda harus melakukan X-ray guna melihat dudukan yang tepat dan crown atau penyangganya. Sekrup prostetik yang menahan penyangga atau crown kadang-kadang dapat retak, meskipun jarang terjadi. Jika hal ini terjadi, bagian sekrup yang retak harus diambil kembali sebelum diganti dengan sekrup yang baru. Silakan periksa kembali dengan dokter gigi Anda untuk memastikan bahwa implan gigi Anda sudah benar dan mencari tahu apakah Anda memiliki kebiasaan yang salah seperti gigi yang menggrinding atau mengepal. Jika iya, maka Anda mungkin memerlukan sebuah splint (belat) untuk melindungi implan Anda dan sisa gigi lainnya. Terakhir dan yang paling serius adalah infeksi jaringan di sekitar implan yang dikenal dengan peri-implantitis, infeksi gusi yang dapat menyebabkan peradangan, kehilangan tulang dan kehilangan implan, jika tidak dirawat secara dini dan benar. Anda mungkin telah memperhatikan bahwa gusi di sekitar implant menjadi merah, mudah berdarah dan kadang-kadang terkait dengan rasa dan bau yang tidak menyenangkan.